DataViz Informatika 9

Info PJJ Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Informatika β€’ SMPN 10 Palembang

Identitas Siswa PJJ

Informatika Kelas 9 β€’ SMP Negeri 10 Palembang

Guru Pengampu: Anas Wahyuning Widhi, S.Kom.

KETENTUAN ABSENSI & PENGERJAAN TUGAS PJJ:
  • Ketentuan Absensi: Membuka aplikasi ini, mengkonfirmasi nama dan kelas, serta menyelesaikan kuis dianggap sebagai ABSENSI HADIR RESMI.
  • Risiko Alfa: Jika tidak menyelesaikan kuis tes pemahaman, absensi tidak terdata di sistem PJJ (Alfa).
  • Kejujuran Mandiri: Kerjakan tes secara mandiri untuk mengukur pemahaman materi visualisasi datamu secara akurat.
Mapel: Informatika β€’ Fase D β€’ Kelas 9 Elemen: Berpikir Komputasional

πŸ“Š Menganalisis Data dan Memilih Grafik yang Tepat

Data mentah yang tersusun rapi dalam tabel akan jauh lebih cepat dipahami jika disajikan dalam bentuk grafik. Namun, setiap jenis grafik memiliki kegunaan khusus yang bergantung pada karakteristik data yang diolah!

Tujuan Pembelajaran (TP Kurikulum):
  • 1.4.2.3: Memilih dan membuat jenis visualisasi grafik yang tepat (batang, garis, lingkaran, atau pencar) sesuai karakteristik data yang diolah.
  • 1.4.2.4: Menarik kesimpulan berdasarkan pola atau tren data yang terbaca dari visualisasi grafik yang telah dibuat.

A. Capaian & Tujuan Pembelajaran Spesifik

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan pengertian data dan visualisasi data.
Membaca dan memahami data yang tersusun dalam tabel.
Menganalisis karakteristik suatu data.
Menentukan jenis grafik sesuai tujuan penyajian data.
Membuat grafik berdasarkan data yang tersedia.
Membaca informasi dari visualisasi grafik.
Menjelaskan alasan pemilihan suatu jenis grafik secara logis.

B. Apa Itu Data?

Data adalah kumpulan fakta atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan, pengukuran, pencatatan, atau penelitian. Data dapat berupa angka, jumlah, nama kategori, hasil pengukuran, waktu, maupun persentase.

πŸ“Œ Contoh Data Ekstrakurikuler SMP:
Ekstrakurikuler Jumlah Siswa
Futsal25
Basket15
PMR10
Pramuka20

Tabel di atas menyajikan data secara teratur, namun saat data makin bertambah banyak, kita butuh visualisasi grafik.

C. Mengapa Perlu Divisualisasikan?

Visualisasi data adalah penyajian data dalam bentuk visual (grafik/diagram) sehingga informasi lebih cepat dilihat dan dipahami tanpa harus membaca angka satu per satu.

πŸ“Š Perbandingan Tabel vs Grafik (Pengunjung Perpustakaan):

Jika membaca tabel bulan Jan–Juni (120, 150, 180, 160, 210, 250), kita butuh waktu memproses angka. Dengan Grafik Garis, kita langsung sadar dalam sekilas bahwa tren umum mengalami peningkatan.

πŸ’‘ Ingat: Grafik bukan sekadar agar data terlihat menarik, melainkan agar informasi dari data lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan dianalisis.

D. Memilih Grafik Tidak Boleh Sembarangan!

Tidak semua data cocok disajikan dengan jenis grafik yang sama. Sebelum membuat grafik, selalu ajukan pertanyaan kunci:

β€œApa yang ingin saya tunjukkan dari data ini?”

β€’ Apakah ingin membandingkan beberapa kategori?

β€’ Apakah ingin melihat perubahan dari waktu ke waktu?

β€’ Apakah ingin melihat bagian dari keseluruhan (persentase)?

β€’ Apakah ingin melihat hubungan korelasi antara dua variabel angka?

E. Jenis-Jenis Grafik & Karakteristik Data

πŸ“Š 1. Grafik Batang (Bar Chart) Kata Kunci: MEMBANDINGKAN

Menggunakan batang untuk menunjukkan nilai dari beberapa kategori. Sangat cocok digunakan untuk **membandingkan jumlah atau nilai antar kategori**.

Contoh: Jumlah Peserta Ekstrakurikuler (Futsal=25, Basket=15, PMR=10, Pramuka=20).
πŸ“ˆ 2. Grafik Garis (Line Chart) Kata Kunci: PERUBAHAN WAKTU

Menggunakan titik-titik data terhubung garis untuk menunjukkan **perubahan, perkembangan, atau tren data dari waktu ke waktu**.

Contoh: Pengunjung Perpustakaan (Jan=120, Feb=150, Mar=180, Apr=160, Mei=210, Juni=250).
πŸ₯§ 3. Grafik Lingkaran (Pie Chart) Kata Kunci: BAGIAN KESELURUHAN

Berbentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa juring untuk menunjukkan **proporsi atau persentase suatu kategori terhadap total 100%**.

Contoh: Transportasi Siswa (Sepeda=12.5%, Motor=50%, Mobil=25%, Angkutan=12.5%).
πŸ”΅ 4. Grafik Pencar (Scatter Plot) Kata Kunci: HUBUNGAN 2 VARIABEL

Digunakan untuk melihat **pola hubungan atau korelasi antara dua variabel yang sama-sama berbentuk angka** (Sumbu X & Y).

Contoh: Hubungan Waktu Belajar (Jam) dengan Nilai Ujian Siswa.

F. Cara Mudah Memilih Grafik & Trik Mengingat

Pertanyaan Tujuan Grafik yang Dipilih Trik Mengingat Cepat 🧠
Ingin membandingkan beberapa kategori? πŸ“Š Grafik Batang BATANG = BANDINGKAN
Ingin melihat perubahan dari waktu ke waktu? πŸ“ˆ Grafik Garis GARIS = PERKEMBANGAN
Ingin melihat bagian dari keseluruhan (100%)? πŸ₯§ Grafik Lingkaran LINGKARAN = BAGIAN
Ingin melihat hubungan dua variabel angka? πŸ”΅ Grafik Pencar PENCAR = HUBUNGAN

G. 6 Langkah Mengubah Data Menjadi Grafik

Langkah 1

Kenali Data

Perhatikan apa yang diukur, berapa datanya, apakah ada urutan waktu atau 2 variabel angka.

Langkah 2

Tentukan Tujuan

Tanyakan "Apa yang ingin saya ketahui/tunjukkan dari data ini?" (Misal: membandingkan kategori).

Langkah 3

Pilih Grafik

Pilih jenis grafik yang tepat sesuai tujuan (Batang, Garis, Lingkaran, atau Pencar).

Langkah 4

Buat Grafik

Masukkan data lengkap dengan judul grafik, nama sumbu X/Y, label kategori, dan satuan data.

Langkah 5

Baca Grafik

Amati pola, nilai tertinggi, nilai terendah, atau tren kenaikan/penurunan pada grafik.

Langkah 6

Tarik Kesimpulan

Buat kalimat kesimpulan ringkas yang menjawab tujuan analisis data awal.

J. Tantangan Berpikir 🧠 (Uji Logika Cepat)

Klik tombol untuk memeriksa pilihan jenis grafik yang paling tepat pada setiap situasi!

Situasi A

OSIS ingin membandingkan jumlah siswa yang mengikuti Futsal, Basket, Voli, dan Badminton.

Situasi B

Perpustakaan ingin mengetahui perkembangan jumlah pengunjung dari Januari sampai Juni.

Situasi C

Guru ingin menunjukkan persentase siswa berdasarkan pilihan transportasi ke sekolah.

Situasi D

Guru ingin mengetahui hubungan antara waktu belajar siswa dengan nilai ujiannya.

⭐ Pertanyaan Utama Pembelajaran (Core Question)

β€œMengapa saya memilih grafik ini untuk menyajikan data tersebut?”

Peserta didik yang memahami materi ini bukan hanya mampu membuat grafik, tetapi juga mampu membaca data, menganalisis tujuan, memilih visualisasi yang tepat, serta menjelaskan alasan pemilihannya secara logis!